Berita

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) beraudiensi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi/Ist

Politik

Menteri Nadiem Dukung PWI Lanjutkan Sekolah Jurnalistik Indonesia

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 11:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Upaya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk melanjutkan Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) disambut positif oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim bahkan akan mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan SJI yang sempat terhenti di tahun 2017/2018.

"SJI program yang sangat bagus. Kami akan usahakan untuk mengalokasikan anggarannya agar dapat melanjutkan program SJI," kata Nadiem dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/11).


Terkait pelatihan jurnalistik untuk wartawan di daerah-daerah, Nadiem mengajukan beberapa usulan yang bisa diselaraskan dengan kebijakan di Kemendikbud Ristek.

Salah satunya adalah menyelenggarakan pelatihan jurnalistik secara online agar pesertanya bisa lebih banyak dan lebih murah. Bisa juga dengan memakai fasilitas kampus yang masuk dalam program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM).

"PWI juga bisa bikin mini kampus. Ini cara bikin universitas yang dibiayai pemerintah tapi tanpa bikin universitas. Enggak usah bikin gedung, pakai fasilitas yang ada. Ini sejalan kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM)," kata Nadiem.

Sementara itu, Ketua PWI, Hendry CH Bangun menyebut, peserta SJI adalah wartawan muda yang nanti akan mengikuti pelatihan selama satu minggu. Kemudian untuk redaktur tiga hari, dan wartawan utama satu hari.

Para peserta SJI akan diberi materi oleh tokoh-tokoh pers, wartawan senior yang sudah malang melintang dan kaya akan pengalaman serta nilai-nilai perjuangannya.

SJI sebelumnya rutin digelar PWI. Namun kegiatan ini berhenti tahun 2017/2018, antara lain karena terkendala anggaran dan Covid-19 serta keterbatasan anggaran.

Oleh karenanya, Hendry berharap kegiatan SJI yang biasanya mendapat anggaran dari Kemendikbud senilai Rp 1 miliar dapat digelar kembali dengan tujuan pemerataan kompetensi wartawan hingga tingkat daerah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya