Berita

Habib Lutfi bin Yahya bersama Prabowo Subianto, pada sebuah kegiatan di Pekalongan/Net

Politik

Tokoh NU dan Ulama Kharismatik Masuk TKN Prabowo-Gibran

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 17:04 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Komposisi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran akhirnya diumumkan. Nama sejumlah tokoh NU dan ulama kharismatik ikut diumumkan pada acara yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Senin (6/11).

Nama besar itu di antaranya Habib Muhammad Luthfi bin Yahya (Ketua Jam'iyyah Ahlut Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah), KH Nusron Wahid (Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor 2010-2015 ), KH Ali Masykur Musa (Ketua Umum PP ISNU), dan Hj Mahfudzoh Ali Ubaid (Dewan Pembina PP Muslimat NU).

Selanjutnya ada KH Adib Rofiuddin Izza (Pondok Pesantren Buntet Cirebon), Hj Arifah Choiri Fauzi (Sekretaris PP Muslimat NU), KH Asep Rofiuddin Chalim (Ketua Pergunu), KH Abdul Ghufur (Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan), KH Kharor Aschal (cicit Syaikhona Kholil Bangkalan), dan lainnya.


Melalui rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, koordinator nasional Relanu-08, Habib Sholeh, mengapresiasi komposisi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran yang melibatkan sejumlah tokoh NU.

Menurutnya, masuknya Habib Luthfi bin Yahya sebagai pembina, KH Nusron Wahid sebagai sekretaris, serta beberapa tokoh NU dalam jajaran tim kampanye nasional, sudah representatif mewakili aktivis dan pejuang NU lintas generasi.

"Ada dua hal besar yang dapat diartikan dari munculnya nama-nama itu, pertama, memastikan program Prabowo-Gibran yang terkait santri, pondok pesantren, dan masyarakat Islam, akan dirumuskan dengan baik, karena proses perumusannya melibatkan sejumlah tokoh yang mengerti kebutuhan santri dan pesantren," katanya.

Kedua, sambung Habib Sholeh, dalam proses pemenangan, Prabowo-Gibran memiliki penasihat dan eksekutor pemenangan yang dapat melakukan penetrasi dan komunikasi yang baik di wilayah basis-basis NU. Tentu ini tidak semata-mata untuk mendulang suara, tapi memberi manfaat kepada warga NU.

Dia juga mengatakan, ke depan, program-program unggulan pasangan Prabowo-Gibran, khususnya yang terkait santri dan pesantren, akan dikawal dan dieksekusi langsung oleh tokoh-tokoh NU yang masuk dalam jajaran Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya