Berita

Mantan Walikota Cirebon Nashrudin Azis saat mengucapkan perpisahan/RMOLJabar

Politik

Pilih Nyaleg, Nashrudin Azis Lepas Jabatan Walikota Cirebon

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 13:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

WaliKota Cirebon Nashrudin Azis resmi melepas jabatannya sebagai kepala daerah setelah namanya masuk daftar calon tetap (DCT) DPR RI dari daerah pemilihan Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

Selanjutnya, kursi yang ditinggalkan Azis akan diisi oleh Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cirebon.

Azis memohon maaf atas kinerja selama menjabat sebagai walikota Cirebon. Karena, sebagai manusia pasti banyak kekurangan dalam menjalankan tugas.


"Saya sampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang ada di diri saya saat menjalankan tugas. Maksud hati memeluk  gunung tapi apa daya tangan tak sampai. Begitu banyak rencana untuk kota Cirebon namun apa daya saya terbatas, sebagai manusia tentu tidak selalu benar, tapi saya juga bukan setan yang selalu berbuat kesalahan," kata Azis di Gedung DPRD Kota Cirebon yang dikutip Senin (6/11).

Menurut Azis, selama ini dalam membangun Kota Cirebon, pihaknya banyak dibantu oleh DPRD dan Forkopimda.

"Saya selalu berkerja sama dengan DPRD dan Forkopimda adalah kenangan terindah. Salah satunya Eti Herawati dan Sekda Agus Mulyadi yang selama ini mengerti apa yang menjadi kekurangan saya. Saya ucapkan terima kasih banyak," kata Azis.

Sementara Plt Wali Kota Cirebon, Eti Herawati mengucapkan terima kasih atas dedikasi kepemimpinan Nashrudin Azis selama menjabat walikota Cirebon.

"Beliau ini tidak hanya sebagai guru politik tapi juga sebagai sahabat saya, teman SMA. Banyak hal tentu kami berdua dengan Pak Azis mengawal bersama-sama dari 2018 sampai saat ini banyak sekali hal yang sudah kita jalani untuk Kota Cirebon," kata Eti dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya