Berita

Sejumlah Petani di Batang, Jateng mengambil bantuan pompa air BBG dari Kementerian ESDM, Pertamina dan Komisi VII DPR RI/RMOLJateng

Nusantara

Petani Batang Bisa Mengairi Sawah Lagi Berkat Program Konversi BBM ke BBG

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 02:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk petani, baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Batang. Total ada 350 petani yang beruntung mendapat paket pompa air BBG ini.

Hal itu disampaikan staf analisa alat dan mesin pertanian, Bidang Tanaman Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Dayus Assegaf.  

Dia bertugas mendampingi program konversi itu sejak awal hingga sampai ke tangan petani.


"Ini baru pertama kalinya di Kabupaten Batang. Karena kuota terbatas, kami melakukan seleksi pada petani yang benar-benar membutuhkan," kata Dayus dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (5/11).

Dia memastikan bahwa pembagian pompa air BBG itu merata untuk seluruh Kecamatan. Lalu para penerima harus memenuhi syarat mutlak yaitu memiliki kartu tani, KK, sertifikat lahan, KTP, serta pompa air lama berbahan BBM.

Dayus mengungkapkan bahwa bantuan itu datang di saat yang tepat. Sebab dalam dua bulan ini, banyak lahan pertanian di Kabupaten Batang yang kekeringan.

Ditambah lagi, mayoritas sumber air di Kabupaten Batang berada di bawah permukaan lahan pertanian. Ketika air di saluran irigasi kering, maka satu-satunya cara adalah memompa agar air naik ke lahan pertanian.

"Cuaca sekarang tidak bisa diprediksi. Ini kan El Nino dan katanya kekeringan 3-4 bulan masih kering. Kalaupun hujan belum tentu deras atau debit kecil," jelasnya.

Dayus menyebut bahwa kondisi lahan pertanian yang mengalami kekeringan lebih banyak di wilayah Pantura. Mulai dari Kecamatan Warungasem (Batang paling barat) hingga Kecamatan Gringsing (Batang paling timur).

Pihaknya mengakui bahwa idealnya seluruh petani saat ini punya Pompa Air BBG. Sebab bisa mengirit biaya operasional petani.

Untuk Kabupaten Batang, saat ini jumlah petani mencapai 70 ribu. Lalu lahan sawah dilindungi mencapai 15 ribu hektare dan lahan pertanian lainnya 20 ribu hektare.

Pada musim kemarau saat ini, menurut dia, sekitar 30 persen lahan pertanian dalam kondisi kekeringan.

"Katanya kalau pakai pompa air BBM, satu liter bisa dua jam. Kalau BBG satu jam bisa 3-4 jam, cost-nya rendah," jelasnya lagi.

Dayus merasa berterima kasih pada Kementerian ESDM, anggota DPR RI Komisi VII serta Pertamina Patra Niaga yang melaksanakan program itu. Khususnya pihak Pertamina yang mengawal sejak sosialisasi komunikasi hingga sampai ke Petani.

"Saya dengar  nantinya akan ada 7 kios BBG yang akan diberikan kuota khusus untuk petani. Agar tidak mengganggu stok untuk rumah tangga," pungkasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya