Berita

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan/Ist

Politik

Pemuda Muhammadiyah Ingin para Capres-Cawapres Move On Soal Putusan MK

SABTU, 04 NOVEMBER 2023 | 00:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan, meminta kepada timses Capres/Cawapres yang masih terus meributkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebaiknya segera move on, mengingat keputusan tersebut bersifat final dan mengikat.

"Jika masih terus meributkan putusan MK, kapan rakyat mendapat informasi dan pemahaman terkait visi misi calon presiden dan wakil presiden yang diusung," ujar Dedi dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/11).

Dia meminta agar para kandidat benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat. Maka sudah seharusnya berbicara program, bukan mengungkit putusan yang sudah final.


“Saya melihat ruang media coba dipenuhi dengan isu tersebut, padahal rakyat perlu tau apa dan bagaimana yang akan diperbuat oleh masing-masing kandidat. Rakyat tidak boleh beli kucing dalam karung, rakyat harus tau mana kandidat yang mewakili kepentingannya," imbuhnya.

“Jangan sampai masyarakat jenuh dan lelah karena isu tersebut, apalagi salah satu kubu sudah terlalu mendramatisasi hingga membabi buta menyerang Presiden,” ungkapnya menambahkan.

Lanjut Dedi, Indonesia ke depannya dihadapkan dengan berbagai masalah dan tantangan yang semakin dinamis, sehingga diperlukan pemecahan masalah dari para kandidat guna menjawab kondisi zaman.
 
“Tantangan kita ke depan tidak mudah. Bonus demografi, kemiskinan ekstrem, energi, pangan, geopolitik, dan masih banyak lagi tantangan yang harus kita jawab bersama,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya