Berita

Jumpa pers pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terkait penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilihan Legislatif 2024, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat siang (3/11)/RMOL

Politik

DCT Telah Ditetapkan KPU, 7 Parpol Tak Mampu Penuhi Kuota 580 Kursi Caleg DPR RI 2024

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan daftar calon tetap (DCT) peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Namun untuk calon anggota DPR RI, tidak seluruh partai politik (parpol) mampu memenuhi kuota 580 calon.

Anggota KPU RI, August Mellaz menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers terkait penetapan DCT Pileg 2024, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/11).

"Ada 11 yang bisa memenuhi kuota 580 calon. Sisanya, 7 parpol di bawah itu, dan bervariasi jumlahnya," ujar dia.


Mellaz menyebutkan, 7 parpol yang tidak memenuhi kuota maksimal itu adalah Partai Gelora, PKN, Partai Hanura, Partai Garuda, PBB, Partai Perindo, dan Partai Ummat.

Sedangkan, parpol yang memenuhi kuota 580 calon yaitu PKB, Partai Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Partai Buruh, PKS, PAN, Partai Demokrat, PSI, dan PPP.
 
Berikut rincian jumlah caleg dari 18 parpol nasional peserta Pileg 2024:

PKB 580 caleg (376 laki-laki dan 204 perempuan), Partai Gerindra 580 caleg (370 laki-laki dan 210 perempuan), PDIP 580 caleg (388 laki-laki dan 192 perempuan), Partai Golkar 580 caleg (383 laki-laki dan 197 perempuan), Partai NasDem 580 caleg (380 laki-laki dan 200 perempuan), Partai Buruh 580 caleg (370 laki-laki dan 210 perempuan), Partai Gelora 396 caleg (253 laki-laki dan 143 perempuan).

Kemudian PKS 580 caleg (357 laki-laki dan 213 perempuan), PKN 525 caleg (327 laki-laki dan 198 perempuan), Partai Hanura 485 caleg (298 laki-laki dan 187 perempuan), Partai Garuda 570 caleg (334 laki-laki dan 236 perempuan), PAN 580 caleg (364 laki-laki dan 216 perempuan), PBB 470 caleg (277 laki-laki dan 193 perempuan).

Selanjutnya Partai Demokrat 580 caleg (378 laki-laki dan 202 perempuan), PSI 580 caleg (355 laki-laki dan 225 perempuan), Perindo 579 caleg (348 laki-laki dan 231 perempuan), PPP 580 caleg (366 laki-laki dan 214 perempuan), Partai Ummat 512 caleg (307 laki-laki dan 205 perempuan). 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya