Berita

Raja Maroko Mohammed VI/Net

Global

Raja Maroko: Konflik Palestina Bisa Meluas ke Wilayah Tetangga

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 14:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Maroko Mohammed VI menyampaikan keprihatinan atas kondisi kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk akibat peningkatan operasi militer Israel.

Dalam sebuah penyataan pada Jumat (3/11), Raja Maroko menyebut serangan udara Israel semakin memperburuk kondisi warga sipil Gaza.

"Kembali menyampaikan keprihatinan besar dan kemarahan yang mendalam, menyusul meningkatnya operasi militer dan memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza," kata raja.


Dia memperingatkan bahwa perluasan konflik di dalam wilayah Palestina akan mengancam stabilitas dan keamanan seluruh kawasan.

"Perluasan konflik akan berbahaya dan berdampak pada wilayah tetangga," ujarnya.

Raja juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kelambanan komunitas internasional dan kegagalan Dewan Keamanan PBB, serta ketidakmampuan negara-negara berpengaruh untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Oleh sebab itu Raja Mohammed mendesak agar gencatan senjata segera dilakukan dan koridor kemanusiaan dapat dibuka seluas-luasnya.

"Menyerukan deeskalasi yang mengarah ke gencatan senjata dan pembukaan koridor kemanusiaan untuk memfasilitasi masuknya bantuan secara cepat," tegasnya.

Lebih dari tiga minggu setelah pecahnya bentrokan militer, warga sipil masih menjadi sasaran. Rudal dan peluru semakin banyak yang secara acak menyasar fasilitas sipil, memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi.

Blokade Israel telah merampas air, listrik, dan bahan bakar bagi penduduk, sehingga menciptakan situasi kemanusiaan yang sangat buruk.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya