Berita

Bekas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf saat diperiksa penyidik Kejati Aceh terkait kasus PT CA/Ist

Hukum

Dugaan Korupsi PT CA, Kejati Periksa Bekas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 03:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memeriksa bekas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tanah negara untuk perkebunan sawit secara ilegal. Pengelolaan tersebut dilakukan oleh Perusahaan PT Cemerlang Abadi (CA) yang berada di Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya).

"Telah dilakukan pemeriksaan mantan Gubernur NAD tahun 2007 Irwandi Yusuf sebagai saksi dalam perkara PT CA," kata Plh Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis kepada Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (2/11).

Ali mengatakan Irwandi yang merupakan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) dicecar sebanyak 35 pertanyaan terkait pemberian izin usaha perkebunan PT CA tahun 2007.


Menurut Ali, tidak menutup kemungkinan Jaksa Penyidik akan memanggil Irwandi Yusuf untuk kedua kalinya jika keterangan masih dibutuhkan.

"Tergantung jaksa penyidik, kalau dianggap masih diperlukan keterangannya lagi maka akan dipanggil kembali," kata Ali.

Lebih lanjut, kata Ali, karena Penyidikan kasus tersebut masih berjalan dalam waktu dekat akan ada penambahan pemanggilan dan pemeriksaan saksi lanjutan.

Kata Ali, Irwandi Yusuf diperiksa di Kantor Kejati Aceh pada 26 Oktober 2023. Pemeriksaan berlangsung selama lima jam, sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya