Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (2/11)/Ist

Politik

Konflik Rusia-Ukraina hingga Gaza, Prabowo Ingatkan Situasi Global di Hadapan Pimpinan TNI

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 22:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Konflik antar negara, baik Ukraina-Rusia maupun Palestina-Israel, sedikit banyak mempengaruhi Indonesia.

Peringatan itu disampaikan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, saat membuka 'Simposium Geopolitik dan Geostrategis Global serta Pengaruhnya terhadap Indonesia', di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

Prabowo memandang perlu menyampaikan situasi itu kepada sekitar seribu unsur pimpinan TNI dari tiga matra, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.


"Ini saya pandang perlu, karena perkembangan dinamika geopolitik berkembang begitu cepat. Pengaruh di satu wilayah dunia yang kelihatannya jauh dari kita, di era sekarang luar biasa pengaruhnya pada seluruh dunia," katanya.

Dia memberi bukti nyata dampak yang dirasakan dunia, salah satunya akibat perang yang terjadi di Ukraina, yakni meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan pupuk.

"Perang di Ukraina telah membuat pupuk menjadi mahal dan langka. Kalo pupuk mahal dan langka jelas mempengaruhi produksi pangan di sebagian besar dunia. Kalau produksi pangan terpengaruh, akibatnya terjadi destabilisasi politik," tutur Prabowo.

Dia juga menyinggung perang yang terjadi di Gaza, Palestina. Menurutnya, situasi itu juga berpengaruh pada Indonesia, apalagi melihat kesamaan latar belakang agama masyarakat RI dengan warga yang terdampak di Gaza.

"Perang di Gaza berpengaruh pada kita secara langsung dan tidak langsung. Karena hampir 90 persen rakyat kita muslim, dan kejadian yang menyangkut dunia Islam pasti berpengaruh pada kondisi psikologis dan ketentraman rakyat kita," kata Prabowo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya