Berita

Presiden Jokowi saat meresmikan Kompleks Perkantoran Bank Indonesia di IKN, pada 2 November 2023/YouTube

Bisnis

Jokowi Resmikan Pembangunan Gedung BI di IKN

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pembangunan kompleks perkantoran Bank Indonesia (BI) di Ibu Kota Nusantara telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (2/11).

Dengan adanya kantor bank central di IKN, menurut Jokowi hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap IKN.

"Kalau BI sudah mulai membangun, mau apa kita? Karena yang pegang (uang) semua ada di Bank Central kita, sekali lagi keberadaan gedung perkantoran BI ini di IKN dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia usaha dan investor," kata Jokowi dalam sambutannya.


Jokowi juga meyakini dengan adanya kantor BI di IKN, dapat mendorong komitmen untuk menjadikan IKN ibu kota berkelas dunia.

"Karena otoritas moneter perbankan dan sistem pembayaran telah ada dan siap mendukung pengembangan IKN, siap mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan IKN," sambung Jokowi.

Menurut keterangan BI sendiri, rancangan gedung perkantoran BI di IKN akan mengusung konsep smart forest city. Fisik gedung ini nantinya akan dilakukan dalam 3 (tiga) tahap yang selaras dengan kesiapan infrastruktur IKN yaitu Tahap I Tahun 2023-2024, Tahap II Tahun 2024-2027, dan Tahap III Tahun 2027-2031.

Desain gedung tersebut dirancang dalam representasi Burung Garuda dengan Tema Garuda Vittaraksha Rupa, dimana Vitta berarti Kekayaan/Kesejahteraan dan Raksha berarti Penjaga.

Saat ini, total investasi di IKN dikabarkan telah mencapai Rp 45 triliun hingga Desember 2023, dengan proyek pembangunan negara telah dikerjakan, mulai dari  istana presiden, kantor menteri, bandara, hotel, sekolah, hingga pusat perbelanjaan dan rumah sakit.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya