Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jika Yudo Margono Jadi Kepala BIN, Jokowi Ingin Tunjukan Taring

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 16:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penunjukkan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) diyakini sejumlah pihak akan diintervensi Presiden Joko Widodo, tidak seperti yang terjadi pada saat Budi Gunawan (BG) dipilih menduduki posisi strategis itu pada tahun 2016.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, penunjukkan kepala BIN di tengah tahapan pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 tidak bisa terlepas dari unsur politik.

Pasalnya, yang dia lihat, Jokowi dengan PDI Perjuangan tengah bersitegang urusan pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Sehingga, jabatan strategis Kepala BIN menjadi faktor penguasaan medan pertempuran politik di 2024.


"Suka tidak suka, Budi Gunawan punya hubungan dekat dengan PDIP," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/11).

Apalagi, Efriza memperhatikan Presiden ketujuh RI itu nampak mendukung Prabowo Subianto sejak merestui putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres.

Sementara, dia melihat PDIP yang mendukung sekaligus mengusung Ganjar Pranowo tidak dihiraukan Jokowi. Karena saat deklarasi cawapres Mahfud MD, mantan Walikota Solo itu tidak datang.

"Jadi, Jokowi sebagai Presiden ingin menjamin Pemilu 2024 dibangun dengan kondisi kondusif," sambungnya menduga.

Terlebih, Efriza yang juga mengajar kuliah S1 jurusan ilmu pemerintahan di UNPAM mengamati Jokowi sudah bermanuver untuk mempertahankan kekuasaannya tanpa tergantung pada PDIP.

Sebabnya, dia meyakini Jokowi sudah gerah dengan PDIP yang menganggap dirinya hanya petugas partai.

Dengan begitu, manuver politik yang dilakukannya untuk meloloskan Gibran menjadi cawapres Prabowo adalah pembuktian kemampuannya dalam berpolitik praktis.

Oleh karenanya, Efriza memperkirakan jabatan Kepala BIN juga bakal diamankan Jokowi dengan menunjuk orang pilihannya yang diduga mengarah kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.

Hal itu agar tidak lagi dikuasai oleh PDIP seperti yang terjadi pada 2016. Kala itu, PDIP melalui ketua umumnya, mengintervensi Jokowi untuk menunjuk Budi Gunawan menggantikan Sutiyoso.

"Karena saat diproyeksikan sebagai calon  Kapolri di periode pertama Jokowi, yang ngotot adalah PDIP di tengah polemik penolakan masyarakat terhadap Budi Gunawan," tuturnya.

"Jadi, jika Yudo Margono diproyeksikan sebagai Kepala BIN menggantikan Budi Gunawan, itu artinya Jokowi ingin membangun," pungkas Efriza.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya