Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS dan Korsel Gelar Latihan Militer Gede-gedean, Simulasi Perang 24 Jam

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan memulai latihan udara besar-besaran untuk simulasi operasi perang 24 jam. Latihan ini melibatkan 130 jet tempur dari kedua negara.

Latihan militer bertajuk "Vigilant Defense" ini dimulai pada Senin (30/10) dan akan berlangsung hingga Jumat (3/11). Angkatan Udara Korea Selatan mengatakan latihan ini melibatkan jet tempur siluman F-35 dari AS dan Korea Selatan.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antara kedua militer dengan menjalankan misi udara utama seperti latihan tembak langsung udara-ke-darat, operasi udara defensif, dan pelatihan darurat lainnya.


"Kami akan menjaga kesiapan tempur terbaik untuk segera merespons dan menghukum dengan tegas segala provokasi dari musuh melalui pelatihan intens yang mensimulasikan situasi sebenarnya," kata militer Korea Selatan, seperti dimuat Reuters.

Latihan ini berlangsung saat Korea Utara meningkatkan kerja sama militer dengan Rusia.

Korea Utara telah lama mengutuk latihan bersama antara AS dan Korea Selatan sebagai latihan untuk invasi dan bukti kebijakan musuh oleh Washington dan Seoul.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya