Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Jawab Tudingan Cawapres Mahfud MD Rangkap Jabatan, Sekjen PDIP Seret Nama Prabowo dan Gibran

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 00:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons tudingan rangkap jabatan lantaran Mahfud MD tidak mundur dari jabatan Menteri Koordinator Polhukam (Menko Polhukam) usai menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Hasto malah menyeret nama Prabowo Subianto yang juga merangkap Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ia juga menyinggung Gibran Rakabuming Raka yang masih menjabat walikota Solo meski sudah resmi menjadi cawapres Prabowo.

“Ya sama kan, ada pak Prabowo sebagai menhan, pak Jokowi sebagai presiden yang putranya juga menjadi calon wakil presiden. Yang penting rakyat bersama-sama untuk mengawasi agar kontestasi bisa berlangsung dengan baik,” kata Hasto di Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/10).


Hasto memastikan bahwa kualitas Mahfud tidak akan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi, sehingga profesionalismenya tak perlu diragukan.

“Prof Mahfud ini kan komitmen bagi bangsa dan negara jauh lebih besar daripada pribadi dan keluarga. Sehingga tugas kenegaraan harus berjalan dan itu tidak bertentangan dengan undang-undang,” kata Hasto.

Bahkan, Hasto mengklaim, masyarakat menginginkan Mahfud untuk tetap menjabat Menko Polhukam untuk memastikan aparat pelaksana kekuasaan pemerintahan tidak menyalahgunakan wewenang.

“Beliau sosok yang punya integritas tinggi untuk tidak menyalahgunakan kekuasaannya," kata Hasto.

Hasto menambahkan Mahfud telah mengajukan cuti kepada Presiden Jokowi untuk berkampanye sesuai aturan.

“Kalau kampanye ya beliau mengajukan cuti," demikian Hasto.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya