Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Malam Puncak Penghargaan Festival Film Wartawan Indonesia 2023 di Pusat Perfilman H.Usmar Ismail, Jumat (27/10)/Ist

Politik

Hadiri Malam Puncak FFIW 2023, Airlangga: Kreativitas jadi Nilai Tambah Tertinggi Dunia Hiburan

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Malam Puncak Penghargaan Festival Film Wartawan Indonesia (FFIW) 2023 di Pusat Perfilman H.Usmar Ismail, Jumat (27/10).

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa industri perfilman telah menjelma sebagai salah satu ekosistem yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Kreativitas adalah hal yang sangat baik dan saya selalu bangga dengan insan perfilman karena kalau bicara nilai tambah, nilai tambah tertinggi adalah kreativitas dan perfilman. Bagaimana memvisualisasi ide dan gagasan dan menjadi tontonan menarik dan hiburan masyarakat,” kata Airlangga.  


Lebih lanjut, Airlangga mengatakan bahwa upaya mendukung dunia perfilman untuk merambah hingga media digital saat ini turut mendorong perkembangan di masyarakat.

Inisiasi tersebut juga dinilai memiliki andil dalam membangkitkan kembali antusiasme dan laju perfilman Indonesia di tengah ketidakpastian kondisi pandemi Covid-19 lalu.  

“Saya teringat pada saat penanganan Covid, salah satu sektor yang sulit untuk dipulihkan adalah perfilman karena tidak bisa datang ke bioskop. Namun para aktris, para produser datang ke kantor saya dan pada waktu itu kita berpikir beberapa insentif termasuk mendorong perfilman itu masuk ke media online,” kata Airlangga.

Selanjutnya, dengan memperhatikan perkembangan pesat perfilman Tanah Air saat ini, Airlangga juga menyampaikan apresiasi dan berharap agar pemberian penghargaan kepada insan perfilman dapat memacu semangat untuk terus menghasilkan berbagai karya yang mampu berdampak secara luas bagi masyarakat. 
Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) sendiri merupakan salah satu ajang penghargaan bagi industri perfilman yang bertujuan mengapresiasi dan mendorong perfilman Indonesia untuk terus berkiprah baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Berbeda dengan ajang penghargaan lainnya, dalam melakukan penilaian, FFWI memisahkan film yang dinilai dari beberapa kategori yakni komedi, laga, drama, dan horror.  

Dengan mengusung tema “Era Kebangkitan Perfilman Layar Lebar Indonesia”, FFWI tahun ini telah menyeleksi tidak kurang dari 124 film yang ditayangkan sejak 1 September 2022 hingga 30 September 2023 di bioskop dan media tayang digital Over The Top (OTT).

Penilaian dilakukan melalui dua tahapan yakni tahapan pertama oleh 31 wartawan dan tahapan kedua oleh dewan juri sebanyak 9 wartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga melakukan penyerahan penghargaan FFWI 2023 kepada pemenang dengan kategori komedi yang berhasil disabet oleh film "Star Syndrome" besutan sutradara Soleh Solihun.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya