Berita

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

PDIP Hanya Kendaraan Politik, Jokowi Tak Perlu Lapor ke Megawati Soal Posisi Gibran

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 09:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tidak pernah menjadi fungsionaris di PDI Perjuangan, Presiden Joko Widodo tidak perlu lapor ke Megawati Soekarnoputri jika anaknya, Gibran Rakabuming Raka keluar untuk menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Menurut komunikolog politik, Tamil Selvan, Jokowi tidak perlu lapor kepada Megawati terkait Gibran menjadi rival bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Saya kira nggak perlu. Karena PDIP hanya sebagai kendaraan politik bagi Jokowi. Mereka tidak pernah menjadi fungsionaris di PDIP. Dengan kata lain, mereka bukan kader PDIP," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/10).


Hal tersebut, kata Kang Tamil, harus menjadi pelajaran bagi PDIP, ketika memberikan ruang bagi orang-orang yang bukan kader, maka harus siap menerima resiko orang tersebut akan menjalankan proteksi politiknya sendiri.

"Apakah kemudian kita mengatakan bahwasanya oh Jokowi dan keluarganya hanya memanfaatkan PDIP, oh nanti dulu," katanya.

"Selama 10 tahun Jokowi menjabat, kita cukup melihat bagaimana PDIP memanfaatkan Jokowi sebagai presiden. Dengan berbagai menteri-menterinya dan sebagainya," imbuhnya.

Karena menurut akademisi Universitas Dian Nusantara ini, politik itu berbicara simbiosis mutualisme. Simbiosis mutualisme antara PDIP dan Jokowi dianggap terbayar tuntas.

"Jadi kalau hari ini Jokowi melihat ada peluang politik lain untuk syahwat politiknya, untuk proyeksi politiknya, saya kira itu sah-sah saja," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya