Berita

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membawa dua buah koper dari rumah diduga milik Firli Bahuri di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan/RMOL

Hukum

Sebuah Koper dan Goodie Bag Merah Diangkut Penyidik Usai Geledah Rumah Diduga Milik Firli Bahuri

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 15:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya selesai menggeledah sebuah rumah diduga milik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri di Jalan Kertanegara Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis sore (26/10).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi pukul 14.11 WIB, sekitar 10 orang penyidik berbaju putih lengan pendek keluar dari rumah tersebut.

Mereka terpantau membawa satu buah koper berwarna silver dan printer berwarna hitam. Belum diketahui apa isi dari koper tersebu. Namun, koper dan printer tersebut sama persis dengan yang dibawa penyidik saat memasuki rumah tersebut pada awal penggeledahan.


Selain itu, penyidik juga mengamankan sebuah goodie bag berwarna merah dari rumah yang terpantau sepi penghuni itu.

Para penyidik lantas membawa barang penggeledahan tersebut ke dalam mobil bertuliskan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Sementara di sekitar rumah berlantai dua itu, sejumlah personel kepolisian berseragam lengkap dengan senjata laras panjang berjaga-jaga di depan pagar.

Tak berselang berapa lama, para penyidik dan aparat yang melakukan pengawalan bergegas meninggalkan rumah tersebut tanpa memberikan pernyataan kepada awak media.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, rumah tersebut bukan milik Firli Bahuri.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo saat dikonfirmasi tidak memberikan penjelasan lugas soal kepemilikan rumah tersebut. Ia hanya membenarkan bahwa ada penggeledahan di Jalan Kertanegara No46, Jakarta Selatan.

"(Penggeledahan) Dalam rangka upaya penyidikan guna mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu, membuat terang dugaan tindak pidana yang terjadi," singkat Kombes Trunoyudo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya