Berita

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman/Net

Politik

Soal Setop Impor Beras, Mentan Amran: Bukan Tahun Depan

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 06:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo berharap impor beras bisa dihentikan dalam tiga tahun mendatang. Kalau swasembada pangan sudah bisa terwujud.

Mentan tidak menjanjikan impor beras bisa dihentikan dalam waktu satu tahun ke depan.

"Bukan, bukan tahun depan (setop impor). Kita usahakan dua hingga tiga tahun ke depan. Dua hingga tiga tahun kembali stabil swasembada," kata Amran di Kementerian Pertanian, Rabu (25/10).


Ditambahkan Amran, saat ini fokusnya adalah mendongkrak produksi tanaman pangan. Seperti padi dan jagung. Sehingga perlahan impor bisa ditekan, bahkan dihentikan.

"Fokus pangan padi dan jagung, ini penting sekali. Impor ini 3,5 juta beras, kita menekan dulu kembali ke titik 0. InsyaAllah masuk swasembada kembali," imbuhnya.

Pada 2023, impor beras sudah mencapai 3,5 juta ton. Rinciannya, 2 juta ton plus 1,5 juta ton untuk akhir tahun ini.

Pemerintah melakukan impor untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah (CBP) dan sebagai persiapan pasokan saat pemilihan umum (pemilu) dan Lebaran 2024.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya