Berita

Peta Gaza/Google Earth

Tekno

Google Maps dan Apple Maps Non-Aktifkan Fitur Real-Time di Israel dan Gaza

SELASA, 24 OKTOBER 2023 | 16:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua raksasa teknologi global, Google dan Apple, telah menonaktifkan fitur real-time dalam aplikasi pemetaan mereka untuk wilayah Israel dan Jalur Gaza.

Bloomberg pada Senin (23/10) mengatakan fitur real-time dinon-aktifkan atas permintaan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) lantaran bisa mengungkap pergerakan mereka dalam melawan Hamas. Informasi mengenai kerumunan orang juga dihapuskan.

Langkah ini mempengaruhi Google Maps milik Google, serta Waze dan Apple Maps milik Apple.


Meski begitu, jurubicara Google Maps, Caroline Bourdeau mengatakan aplikasinya masih dapat digunakan untuk mencari rute berdasarkan sistem navigasi dan kondisi lalu lintas terkini.

"Seperti yang telah kami lakukan sebelumnya dalam situasi konflik dan sebagai respons terhadap situasi yang berkembang di wilayah tersebut, kami waktu menonaktifkan kemampuan untuk melihat kondisi lalu lintas real-time dan informasi kerumunan untuk sementara waktu karena mempertimbangkan keselamatan komunitas lokal," jelasnya.
 
Langkah Google dan Apple ini muncul di tengah rencana Israel untuk meluncurkan invasi darat ke Jalur Gaza yang disebut akan segera terjadi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya