Berita

Demo Pergerakan Mahasiswa Nasional (PNM) dan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) di depan Gedung KPK, Jakarta/Ist

Politik

Wujudkan Bersih Korupsi, Mahasiswa: Jangan Ganggu KPK!

SENIN, 23 OKTOBER 2023 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi damai dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) dan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (23/10).

Dalam aksinya, mereka mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Rakyat dan mahasiswa selalu bersama KPK. Kami mendukung dan akan terus berada di belakang KPK untuk berjuang mewujudkan Indonesia bersih dari korupsi," kata Presidium Nasional PMN, Mario dari atas mobil komando.


Upaya pemberantasan korupsi oleh lembaga pimpinan Firli Bahuri, kata dia, harus sama-sama dikawal masyarakat. Hal itu agar KPK bisa fokus bekerja tanpa gangguan dari pihak eksternal, terutama para mafia dan koruptor.

"Kehadiran KPK ini ialah amanat dan mandat reformasi, sehingga rakyat harus terus mendukung, menjaga, serta mengawal kinerja KPK. Jangan sampai KPK diganggu para mafia, koruptor, dan pihak-pihak eksternal lainnya," lanjutnya.

Di sisi lain, PMN mengapresiasi komitmen lembaga antirasuah di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang sudah melakukan berbagai langkah serta strategi pencegahan dan penindakan korupsi.

"Mahasiswa dan rakyat Indonesia juga mengapresiasi komitmen KPK lewat pencegahan serta penindakan. KPK telah menyelamatkan berbagai potensi kerugian keuangan negara," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya