Berita

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar/Ist

Publika

Tak Peduli Putusan MK, 2 Hari Lagi Anies-Gus Imin Daftar ke KPU

OLEH: ALEX WIBISONO*
SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 12:10 WIB

BIARKAN putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin yang mengubah syarat capres-cawapres. Biarkan aja. Gibran Rakabuming Raka mau jadi cawapres Prabowo Subianto atau kagak, itu urusan Gibran. Urusannya Pak Jokowi sebagai ayah Gibran, dengan Ibu Megawati sebagai ketumnya Gibran di PDIP.

Bakal ramai? Terserah mereka yang mau ramai. Para pendukung Anies Baswedan sepertinya kagak peduli. Hanya prihatin aja, kok dikabulkan betulan gugatan itu. Semakin menghawatirkan nasib demokrasi ke depan. Tapi, ya begitulah. Putusan MK nampaknya sesuai prediksi banyak pihak.

Para pendukung Anies-Gus Imin nampaknya lebih fokus ke pendaftaran di KPU. Dua hari lagi. Sekarang hari Selasa, besok hari Rabu, hari Kamis pendaftaran di KPU. Siapapun kompetitornya, Anies-Gus Imin siap bersaing gagasan dan program. Bersaing juga di rekam jejak.


Sebagian pendukung Anies-Gus Imin dari luar kota, sudah mulai berdatangan ke Jakarta. Mereka datang untuk mendampingi Anies-Gus Imin daftar di KPU. Dukungan dan doa mengalir dari para pendukung. Hari Kamis besok. Tanggal 19 Oktober 2023. Hari pertama pendaftaran pilpres. Tepat pukul 08.00 WIB. Pagi hari. Anies-Gus Imin akan diarak menuju kantor KPU. Puluhan, malah bisa ratusan ribu massa yang akan mengaraknya.

Tim Anies-Gus Imin, menurut berita di detik.com (14/10) sudah berkirim surat ke KPU. Anies-Gus Imin akan daftar hari pertama pembukaan. Capres yang lain, kapan daftarnya? Mereka harus tentukan dulu pasangannya, baru daftar. Mungkin injury time. Biasanya begitu.

Melihat Anies-Gus Imin, ini adalah pasangan yang sudah saling kenal satu sama lain. Sesama aktivis ketika kuliah bareng di UGM Yogyakarta. Pernah sebelumnya, dalam acara talk show di tv, Gus Imin menyindir Anies: "Bagaimana kalau 2024 kita bareng Pak Gubernur?" tanya Gus Imin. Hari ini, pertanyaan itu dibuktikan oleh Gus Imin. Mereka betul-betul berpasangan dan daftar bareng di KPU. Dua hari ke depan, mereka akan secara resmi berpasangan sebagai capres dan cawapres. Pasangan ini menyingkat dengan sebutan AMIN.

Keduanya adalah anak muda yang energik dan cerdas. Aktivis, dan jangan lu tanya lagi pengalaman dan kontribusinya untuk bangsa ini. Satu dengan yang lain saling melengkapi. Anies adalah aktivis HMI dan mantan ketua senat (BEM) UGM. Gus Imin adalah mantan ketua umum PB PMII. Keduanya kagak boleh diragukan kiprah dari mudanya.

Kiprah di pemerintahan, Anies pernah jadi mendikbud dan gubernur DKI. Tuntas lima tahun sebagai gubernur DKI, lalu nyapres. Gus Imin pernah jadi anggota DPR, menaker dan ketum PKB hingga sekarang.

Keduanya berpasangan jadi capres-cawapres. Anies mewakili masyarakat modern perkotaan, dan Gus Imin merepresentasikan santri tradisional yang umumnya berbasis di pedesaan. Lengkap sudah!

Pasangan Anies-Gus Imin diusung oleh Nasdem, PKB dan PKS. Koalisinya adalah Koalisi Perubahan. Teringat proses sejarah koalisi ini, jatuh dan bangunnya. Berbagai tekanan harus dilalui, bahkan membuat satu partai pengusung harus hengkang karena terlalu memaksakan ekspektasinya.

Ya sudah. Badai telah berlalu. Semua dinamika telah dilewati. Saatnya para pendukung Anies fokus bagaimana mengantarkan Anies ke KPU, lalu menjemput kemenangan.

*Penulis adalah pemerhati sosial politik


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya