Berita

Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) mendatangi kediaman kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (16/10), dengan maksud meminta ketua umum Partai Gerindra itu bersedia berpasangan dengan Ganjar di gelaran Pilpres 2024/RMOL

Politik

Demi IKN Dilanjutkan, Lingkar Pemuda Indonesia Ngotot Duetkan Prabowo-Ganjar

SENIN, 16 OKTOBER 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ikhtiar Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) untuk menduetkan Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo untuk menghadapi kontentasi Pilpres 2024 masih berlanjut.

Terbaru, LPI mendatangi kediaman kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (16/10), dengan maksud meminta ketua umum Partai Gerindra itu bersedia berpasangan dengan Ganjar di gelaran Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif, Lingkar Pemuda Indonesia Muda Saleh melihat Prabowo dan Ganjar mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Mengingat Prabowo adalah ketua umum Partai Gerindra, sedangkan Ganjar merupakan kader PDIP yang memiliki segudang pengalaman.


"Dengan bergabungnya kedua tokoh tersebut, itu artinya apa yang dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo terkait program-program prioritas akan lebih mudah diteruskan," kata Muda Saleh di lokasi.

Menurut Muda Saleh, salah satu program prioritas yang mendesak dilanjutkan adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Muda Saleh menambahkan, proyek IKN akan sangat sulit dilanjutkan jika bukan Prabowo Subianto ataupun Ganjar Pranowo yang menjadi presiden di masa mendatang.

"LPI mendesak agar Prabowo dan Ganjar disandingkan untuk melawan Anies-Muhaimin di 2024," demikian Muda Saleh.

Sebelumnya LPI lebih dulu mendatangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mendorong Prabowo-Ganjar dipersatukan.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya