Berita

Pengunjung India saat menjarah makanan di pusat perbelanjaan Lulu Mall yang baru dibuka/Net

Bisnis

Berujung Merugi, Mall di India Baru Buka Langsung Dijarah Pengunjung

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 10:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah pusat perbelanjaan modern bernama Lulu Mall yang baru dibuka di India diserbu pengunjung, sehingga berujung merugi.

Pasalnya, dalam sebuah video yang viral di media sosial terlihat ratusan pengunjung memadati pusat perbelanjaan itu dengan mengambil makanan dan minuman tanpa membayar.

Video lain yang beredar juga menunjukkan beberapa rak-rak berisi berbagai produk telah dijarah,  dengan sampah-sampah berserakan di dalamnya.


Seperti dikutip dari India Today, Minggu (15/10), Lulu Mall sendiri berlokasi di Kakatpalli, Hyderabad, India yang dibangun salah satu perusahaan multinasional besar di negara itu, yang dibuka pada akhir September kemarin, yang bertepatan dengan hari raya Gandhi Jayanti.

Atas kejadian tersebut, pengelola mall sendiri nampak pasrah, karena mereka mengaku kesulitan untuk menangani massa yang membludak di mall tersebut, serta menyatakan kekhawatirannya akan ricuhnya kondisi di dalam Lulu Mall, jika mereka menghentikan aksi itu.

"Kami sangat menghormati masyarakat Hyderabad dan kami memilih untuk tetap diam. Kami menghargai perhatian yang diberikan kepada mal dan menantikan situasi yang lebih baik minggu depan melalui kerja sama dan koordinasi antara manajemen dan pelanggan kami," ujar salah seorang manajer, dikutip dari Greatandhra.

Akibat penjarahan itu, tidak sedikit dari warganet internasional, termasuk warganet India yang menyatakan keprihatinannya atas kejadian itu.

"Maaf dan malu. Ini bukan Hyderabad dan juga tidak mewakili budaya Hyderabad. Ini pasti api dari gerombolan pemukim atau penjarah yang bermigrasi ke Hyderabad!" tulis akun @MohdMuzzammilK.

"Pertanyaannya mereka enggak pernah ke mall ya? Sampai gitu banget," kata seorang warganet.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya