Berita

Ketua Kasta Palembang, Imansyah/ist

Nusantara

Penunjukkan Juri Lomba Tari di Museum Balaputra Dewa Kental Nepotisme, Kasta Palembang Protes Keras

MINGGU, 15 OKTOBER 2023 | 06:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Protes keras disampaikan Komunitas Seniman Tari (Kasta) Palembang terkait pemilihan juri dalam Lomba Tari Tradisional. Bahkan mereka menuntut Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Chandra Ampriyadi, dipecat.

Lomba tari kreasi ini sendiri akan diadakan di Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa pada 17 Oktober 2023.

Ketua Kasta Palembang, Imansyah menyampaikan, protes tersebut ditujukan kepada Kepala Museum, Chandra Ampriyadi, terkait penyelenggaraan kompetisi tari tanpa mempertimbangkan kompetensi dari para juri.


"Kami sebelumnya telah memprotes Festival Batanghari Sembilan yang diselenggarakan pada Mei 2023 karena penunjukan Lisa Surya Andika, yang menurut kami kurang memiliki keahlian sebagai juri. Protes pertama kami disampaikan secara sopan dan tertutup, tetapi sayangnya tidak dihiraukan," kata Imansyah kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Sabtu (14/10).

Menurut pengamatan Kasta Palembang, penunjukan juri dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh Museum Balaputra Dewa tampaknya tidak didasarkan pada kompetensi, melainkan lebih karena kedekatan atau nepotisme.

"Hari ini, kami mengulangi protes kami terkait Lomba Tari Tradisional 2023, karena nama yang sama yang kami protes sebelumnya masih termasuk sebagai juri. Selain itu, ada nama-nama lain yang kompetensinya juga dipertanyakan," tambahnya.

Dia menilai kepala museum dianggap otoriter, antikritik, arogan, dan mengabaikan masalah-masalah terkait pemilihan juri yang sewenang-wenang.

"Kami berhak untuk memprotes karena museum mengelola dana publik, bukan dana pribadi. Penunjukan juri yang tidak memiliki kompetensi telah menimbulkan ketidakpuasan di kalangan studio tari dan praktisi tari," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Chandra Ampriyadi, membantah tudingan tersebut. Dia menilai tudingan tersebut sudah menyerang pribadi Lisa Surya Andika yang ditunjuk sebagai juri.

“Ibu Lisa itu memiliki kompetensi bidang tari dan sudah sering menjadi juri tari hingga tingkat nasional," terang Chandra.

Chandra menegaskan, apapun kegiatan yang dilakukan di Museum yang dipimpinnya terbuka dan siapa saja bisa masuk dan ikut berpartisipasi di dalamnya dan tidak ada yang ditutup-tutupi atau memihak pada pihak tertentu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya