Berita

KTT ke-43 ASEAN di Jakarta pada September 2023/Net

Dunia

Di Tengah Rivalitas Global, ASEAN Makin Mesra dengan Negara-negara Teluk

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara Asia Tenggara dan kawasan Teluk tengah mengupayakan peningkatan hubungan kerjasama ekonomi dan energi melalui pertemuan puncak ASEAN-Dewan Kerjasama Teluk (GCC) pada pekan depan.

KTT perdana ASEAN-GCC dijadwalkan di Riyadh, Arab Saudi pada Jumat (20/10). Presiden Joko Widodo telah dikonfirmasi hadir untuk acara ini.

Menurut sejumlah ahli, KTT ASEAN-GCC ini menunjukkan upaya dua blok regional untuk menghindari persaingan pengaruh kekuatan negara-negara adidaya.


GCC terdiri dari Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain dan Oman. Mereka pertama kali menjalin hubungan dengan ASEAN pada tahun 1990.

Dalam beberapa tahun terakhir, ASEAN telah meningkatkan hubungan dengan berbagai mitra dialog, seperti Amerika Serikat, China, India, Jepang, dan Australia, menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.

Mengutip Channel News Asia, ASEAN kini sedang menjajaki kerja sama yang lebih besar dengan Timur Tengah.

Hubungan antara kedua kawasan semakin meningkat, dengan keenam anggota GCC menandatangani pakta perdamaian ASEAN, Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama (TAC), dalam beberapa tahun terakhir.

Peneliti Pusat Studi ASEAN di ISEAS-Yusof Ishak Institute, Sharon Seah meyakini akan ada upaya yang disepakati untuk memajukan hubungan dua organisasi tersebut.

“Mereka akan memperluas hubungan ke dalam perdagangan, investasi (dan) kerja sama di bidang energi. Kita sebenarnya sedang membicarakan masa transisi menuju energi ramah lingkungan akibat perubahan iklim. Ini adalah kekhawatiran yang dimiliki kedua belah pihak,” jelasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya