Berita

Menteri Pertanian nonaktif, Syahrul Yasin Limpo saat ditangkap KPK/RMOL

Hukum

Syahrul Yasin Limpo Masih Diperiksa KPK, Sudah 20 Jam!

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 15:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Pertanian nonaktif, Syahrul Yasin Limpo hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SYL sebelumnya ditangkap tim penyidik KPK di salah satu apartemen di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis malam (12/10). Setelah ditangkap, ia langsung digiring ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan pada pukul 19.15 WIB.

Artinya, hingga pukul 15.30 WIB ini, politisi Nasdem itu sudah menjalani pemeriksaan KPK lebih dari 20 jam dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan terhadap pejabat di Kementan.


"Ya sejauh ini masih dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik. Perkembangan nanti disampaikan," kata Jurubicara KPK, Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (13/10).

Sementara itu, Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kementan, Muhammad Hatta (MH) sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 15.07 WIB sore ini. Dia juga akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Rencananya, KPK akan menggelar konferensi pers penahanan terhadap Syahrul Yasin Limpo dan Hatta pada malam hari nanti.

SYL bersama Muhammad Hatta dan Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK pada Rabu (11/10).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya