Berita

Serangan udara Israel menghancurkan Gaza/Net

Global

Gaza Luluh Lantak, Warga Palestina: Kami Tidak Punya Tempat untuk Berlindung

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan balasan Israel ke Jalur Gaza sangat menghancurkan wilayah kantong Palestina tersebut. Akibatnya warga Palestina kesulitan mencari tempat berlindung yang aman.

Menurut data dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Kamis (12/10), jumlah warga Palestina yang mengungsi di Gaza telah meningkat menjadi lebih dari 338 ribu.

Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) mencatat lebih dari 220 ribu warga Palestina telah mengungsi di 88 sekolah di seluruh Jalur Gaza.


Sementara itu, pesawat tempur Israel terus melancarkan serangan udara besar-besaran di berbagai wilayah Jalur Gaza, seperti dimuat Anadolu Agency.

Salah satu warga Palestina, Sabreen al-Attar, berusaha melarikan diri ketika mendengar roket demi roket meluncur di atas pemukimannya.

“Saat saya melarikan diri, saya melakukannya demi anak-anak saya. Hidup mereka ada di pundak saya," ujar al-Attar.

Meski begitu, warga Palestina mengatakan tidak ada jalan keluar yang nyata di Gaza, lantaran wilayah tersebut sudah diblokade oleh Israel selama belasan tahun.

"Kami tidak punya tempat lain untuk pergi," lanjut al-Attar.

Dalam sebuah pengarahan pada Selasa (10/10), jurubicara militer Israel Letkol Richard Hecht menyarankan agar warga Palestina mencoba meninggalkan Gaza melalui perbatasan Gaza dengan Mesir.

Kendati begitu, para pejabat Hamas yang mengawasi perbatasan mengatakan hanya warga Gaza yang telah mendaftar lebih dulu yang bisa menyeberang ke Mesir. Di sisi lain, hanya sejumlah kecil orang yang mendapat izin tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya