Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky saat bertemu dengan Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo di Brussels pada Rabu,11 Oktober 2023/Net

Global

PM Belgia: Ukraina Bakal Kecipratan Dana Beku Rusia Sebesar Rp 28 Triliun

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pajak yang diperoleh Belgia dari bunga pembekuan dana Rusia akan diberikan kepada Ukraina mulai tahun depan.

Hal itu diungkap oleh Perdana Menteri Belgia, Alexander De Croo selama konferensi pers bersama dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Brussels pada Rabu (11/10).

Dijelaskan De Croo, jumlah dana yang akan diterima Ukraina ialah sebesar Rp 1,7 miliar euro atau Rp 28 triliun.


"Pajak atas bunga aset-aset ini harus 100 persen diberikan pada rakyat Ukraina,” ungkapnya, seperti dimuat Al Arabiya.

De Croo mengatakan undang-undang Belgia mengizinkan prosedur tersebut, dan menyarankan agar negara-negara Uni Eropa lainnya dapat mengikuti jejak tersebut.

Setelah invasi militer meletus Februari tahun lalu, kelompok G7 satu suara membekukan aset Rusia hingga menyebabkan pemblokiran dana sebesar 300 miliar dolar (Rp 4.709 triliun).

Ukraina menyerukan agar seluruh dana Rusia disalurkan untuk rekonstruksi pascaperang. Tetapi negara-negara G7 masih mempertimbangkan permohonan tersebut karena penuh dengan masalah hukum dan berisiko melanggar norma global.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya