Berita

Pimpinan maskapai Q?antas, Richard Goyder

Bisnis

Pulihkan Kepercayaan Konsumen, Qantas Rombak Struktur Kepemimpinan

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 11:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah ketidakpercayaan publik yang meningkat, pimpinan maskapai Qantas, Richard Goyder, mengumumkan rencananya untuk pensiun pada akhir 2024 mendatang.

Langkah Goyder menyusul keputusan dewan lain termasuk Michael L'Estrange, yang akan pensiun bulan depan, dan Jacqueline Hey serta Maxine Brenner yang semuanya akan pensiun pada Februari 2024.

"Kedepannya, dewan ini diharapkan memiliki masa jabatan rata-rata tiga tahun untuk memberikan keseimbangan kepemimpinan baru dengan kesinambungan yang diperlukan," kata Goyder pada Rabu (11/10), seperti dimuat 9News.


“Sebagai dewan, kami mengakui masalah reputasi dan layanan pelanggan yang signifikan yang dihadapi grup dan menyadari bahwa akuntabilitas diperlukan untuk memulihkan kepercayaan,” lanjut Goyder dalam pernyataannya.

Qantas, katanya, telah melalui masa yang sangat sulit sejak operasi kami dihentikan selama pandemi.

“Pemulihannya tidak mudah, dan terjadi kesalahan," kata Goyder.

"Kami sekali lagi meminta maaf atas kesalahan yang kami lakukan," ujarnya.

Lima direktur, termasuk CEO saat ini Vanessa Hudson, akan bersaing dalam pemilihan pada RUPS tahun ini untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Goyder.

Pria yang lahir tahun 1960 an itu mengatakan suksesi yang terukur dan teratur di tingkat dewan akan mendukung Hudson dan tim manajemen barunya.

“Pada dasarnya, grup ini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk mengatasi tantangan-tantangan yang ada saat ini dan memberikan hasil yang memuaskan bagi seluruh pemangku kepentingan di tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya