Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Menkeu Sri Mulyani ke Paris, Indonesia Bersiap Jadi Negara Anggota OECD

KAMIS, 12 OKTOBER 2023 | 09:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia semakin meneguhkan komitmennya untuk menjadi anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Hal itu diwujudkan dengan kunjungan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani ke kantor pusat OECD di Paris.

Dalam pertemuan dengan OECD Council, Sri Mulyani terus berupaya agar Indonesia dapat menjadi anggota OECD dengan memaparkan sejumlah pencapaian reformasi struktural yang telah diterapkan di Indonesia pasca Krisis Ekonomi Asia pada 1997/1998.

Reformasi-reformasi tersebut mencakup peningkatan kualitas demokrasi, peningkatan akuntabilitas dan transparansi kebijakan, perbaikan kebijakan anggaran, penguatan program perlindungan sosial untuk kelompok rentan, perbaikan dalam kebijakan persaingan, penguatan independensi bank sentral, dan sejumlah reformasi kebijakan lainnya.


"Penerapan sejumlah reformasi struktural di Indonesia dalam lebih dari dua dekade terakhir dan peningkatan kerja sama Indonesia dengan OECD menjadi modal penting yang menunjukkan keyakinan dan kesiapan Indonesia dalam menjalani serangkaian proses aksesi untuk menjadi anggota OECD,” tegas Sri Mulyani di hadapan para anggota OECD, Selasa (10/10).

Lebih lanjut, menurut Menkeu, pemerintah Indonesia juga akan mengikuti proses aksesi menjadi anggota OECD untuk memastikan bahwa Indonesia memenuhi standar kebijakan yang ditetapkan kelompok tersebut sebagai anggota baru. Untuk mendukung langkah ini, pemerintah akan membentuk Komite Nasional yang akan melibatkan sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L) yang terkait.

Komite ini nantinya akan berfokus pada identifikasi kebijakan dan regulasi yang perlu disiapkan Indonesia agar sesuai dengan standar OECD, serta memantau proses persiapan, membangun kerja sama dengan para pemangku kepentingan, mengembangkan strategi komunikasi internal dan eksternal, serta mengoordinasikan berbagai kegiatan lain yang diperlukan dalam mendukung proses keanggotaan Indonesia.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa komitmen Indonesia untuk bergabung dengan OECD sejalan dengan mandat konstitusi yang mendorong peran aktif Indonesia dalam kerja sama internasional.

“Keanggotaan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama multilateral,” tegas Sri.

Dalam pertemuan dengan OECD Council, seluruh anggota OECD dengan hangat menyambut dan mendukung niat Indonesia untuk bergabung, serta menawarkan bantuan berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk membantu Indonesia dalam proses aksesi.

Jika Indonesia berhasil bergabung menjadi anggota OECD, maka Indonesia akan menjadi negara Asia ketiga setelah Jepang dan Korea, serta negara ASEAN pertama yang bergabung dengan kelompok besar yang terdiri dari 34 negara itu.

Sri Mulyani berpendapat bahwa keanggotaan Indonesia di OECD akan mendorong reformasi ekonomi dan tata kelola nasional yang lebih baik, yang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia.

Hal ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan bagi penduduk Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya