Berita

Ilustrasi Pemilu Serentak 2024/RMOL

Politik

Survei Cawapres di Tanah Pasundan, RK Tertinggi tapi ET Lebih Potensial

SELASA, 10 OKTOBER 2023 | 22:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta calon wakil presiden 2024 tersaji cukup menarik untuk wilayah Jawa Barat. Temuan survei Poltracking Indonesia terbaru, muncul empat nama teratas dari sebelas tokoh yang disurvei.

Mereka adalah Ridwan Kamil (RK) dengan 30,4 persen, Erick Thohir (ET) 14,5 persen, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) 13,1 persen, dan Sandiaga Uno 9,1 persen. Namun meski di urutan pertama, RK yang juga mantan Gubernur Jawa Barat itu sulit menjadi cawapres 2024, apalagi jika disandingkan dengan capres Prabowo Subianto.

"RK angkanya tinggi tapi praktis dia tidak masuk radar karena dia di Golkar dan sudah bergabung dengan poros Prabowo. Itu jadi penghalang RK," kata Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi saat memaparkan surveinya, Selasa (10/10).


Dibanding menggaet sebagai cawapres, RK diprediksi akan direkrut menjadi tim kampanye Prabowo untuk menjaga kemenangan di Jabar. Nama lain seperti Sandiaga juga terkunci karena muncul figur Jatim seperti Khofifah dan Mahfud MD yang disinyalir merapat ke Ganjar.

Sementara Muhaimin, telah mengunci sebagai pasangan Anies Baswedan.

"Dari keempat kandidat ini, Erick menjadi satu-satunya figur cawapres di hasil survei yang masuk dalam pencarian cawapres dari poros Prabowo," jelas Arya.

Survei Poltracking kali ini mengusung tema "Peta Kekuatan Elektoral Capres-Cawapres di Provinsi Terpadat Jawa Barat (Jabar)". Survei dilakukan melalui metode multistage random sampling terhadap 1.000 responden.

Selain empat nama di atas, ada sosok AHY dengan 8,1 persen, diikuti Mahfud MD 3,2 persen, Gibran Rakabuming 3,1 persen, Andika Perkasa 2,0 persen, Puan Maharani 1,4 persen, hingga posisi terakhir ada Khofifah 0,5 persen.

Adapun margin of error survei ini sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya