Berita

Representative Image/Net

Dunia

India dan Italia Perkuat Kolaborasi Lawan Terorisme dan Kejahatan Terorganisir

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 17:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya mengatasi ancaman terorisme dan kejahatan terorganisir transnasional, India dan Italia melakukan pertemuan ke-4 Kelompok Kerja Gabungan untuk Penanggulangan Terorisme dan Kejahatan Terorganisir.

Mengutip DD News, Sabtu (7/10), pertemuan yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri India itu, menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperkuat upaya bersama mereka dalam menghadapi ancaman global ini.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Gabungan Penanggulangan Terorisme Kementerian Luar Negeri India, K.D. Dewal dan Direktur Utama Keamanan Kementerian Luar Negeri Italia, Alessandro Azzoni, yang membahas mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan terorisme dan kejahatan terorganisir.


"India dan Italia dengan tegas mengutuk terorisme dalam semua bentuk dan manifestasinya. Kedua belah pihak berbagi wawasan berharga tentang strategi pencegahan dan penanggulangan terorisme, ekstremisme kekerasan, radikalisasi, perjalanan teroris lintas batas, dan pendanaan terorisme," bunyi laporan yang dimuat DD News.

Lebih lanjut, kedua pihak menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam memerangi terorisme yang didasarkan pada supremasi hukum, serta mengecam keras segala bentuk terorisme yang disponsori oleh negara.

Dalam memperkuat kerja sama, kedua negara ini juga telah membahas kolaborasi multilateral yang kuat, dengan India dan Italia berkomitmen untuk bekerja sama dalam forum internasional seperti PBB, Satuan Tugas Aksi Keuangan (FATF), dan Forum Kontra Terorisme Global (GCTF), yang memiliki peran penting untuk membentuk kebijakan dan strategi internasional dalam memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir.

Selain itu, kedua delegasi itu turut merencanakan perjanjian bilateral yang akan memfasilitasi pertukaran informasi dan memperkuat kapasitas operasional mereka dalam memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir transnasional.

Pertemuan ini menjadi landasan penting bagi pelatihan bersama dan program peningkatan kapasitas di masa depan, di mana pertemuan Kelompok Kerja Gabungan berikutnya akan diadakan di Roma pada 2024 mendatang, yang semakin menegaskan komitmen jangka panjang mereka untuk bekerja sama.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya