Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS/Ist

Politik

Taati Aturan, PKS Dorong Netralitas TNI-Polri di Pemilu 2024

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 09:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) diminta untuk tetap menjaga netralitas dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Adang Daradjatun menyatakan, netralitas TNI/ Polri dalam Pemilu itu sangat jelas tertuang dalam pasal 22 E yakni Pemilu harus berlangsung secara jujur, adil, langsung, bebas, rahasia.

“Buat saya terkait netralitas Polri jelas sekali ya bahwa di pasal 28 dari Undang-undang 2 tahun 2022 tentang Polri, jelas sekali bahwa anggota Polri harus bersikap netral, bebas dari pengaruh partai politik, golongan dan dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik,” tegas Adang dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/10).


Adang menekankan bahwa netralitas TNI/Polri dalam pemilu 2024 itu sangat diharapkan oleh semua bangsa Indonesia agar tidak ada kecurigaan pada instansi tersebut.

“Kecurigaan-kecurigaan itu bisa hilang manakala TNI Polri berpegang teguh pada undang-undang yang sudah disepakati. Karena bagaimana pun juga pimpinan TNI Polri berpegang pada Undang-undang dalam menjalankan tugas pokoknya,” ungkapnya.

Lebih jauh, mantan Wakapolri ini pun meminta semua elemen masyarakat untuk turut serta dalam memonitor langsung pelaksanaan Pemilu 2024.

“Saya berpesan kepada masyarakat kalau abis nyoblos tolong jangan langsung pulang ke rumah. Mari sama-sama kita awasi jalannya pesta demokrasi agar berjalan jujur dan adil,” pungkas Adang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya