Berita

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo/RMOL

Hukum

Dirjen Imigrasi: Mentan Syahrul Yasin Limpo Tiba di Tanah Air

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 20:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memastikan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), sudah tiba di Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, mengatakan, Mentan SYL sudah tiba dan sudah melintas di pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pukul 18.41 WIB.

"Sudah tiba, melewati pemeriksaan Imigrasi pada pukul 18.41 WIB," kata Silmy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (4/10).


Sebelumnya beredar kabar, Syahrul Yasin Limpo menggunakan pesawat Singapore Airlines rute SIN-CGK dengan nomor penerbangan SQ 964, mendarat di Terminal 3 Bandara Soetta pukul 18.05 WIB.

Mentan SYL bersama rombongan Kementan sempat berkunjung ke Roma, Italia, dan mampir ke Spanyol. Politisi Partai Nasdem itu sempat dikabarkan hilang kontak dan pisah rombongan. Mentan SYL seharusnya tiba di Tanah Air pada 1 Oktober 2023.

Sementara itu, hari ini juga tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi Mentan SYL di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, sejak Kamis sore (28/9) hingga Jumat siang (29/9), rumah dinas Mentan SYL, di Jalan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, juga sudah digeledah KPK.

Petugas KPK mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya uang tunai dalam bentuk Rupiah, Dolar AS, dan Dolar Singapura, total sekitar Rp30 miliar. Selain itu juga ditemukan berbagai dokumen dan alat elektronik.

Tak hanya itu, KPK juga menemukan 12 pucuk senjata api. Untuk temuan senjata api diserahkan kepada Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti.

Selanjutnya pada Jumat siang (29/9), KPK melanjutkan penggeledahan di Kementerian Pertanian (Kementan), di Ragunan, Jakarta Selatan. KPK menggeledah ruang kerja Mentan SYL dan ruang Sekjen, serta mengamankan bukti berupa dokumen dan alat elektronik. Tim penyidik juga mendapati dokumen aliran uang yang diduga akan dimusnahkan dengan cara disobek atau dihancurkan.

Pada Minggu (1/10), KPK kembali melanjutkan penggeledahan di rumah Direktur Pupuk dan Pestisida 2020-2022 atau Direktur Alat Mesin Pertanian 2023, Muhammad Hatta, di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Hasilnya, uang senilai Rp400 juta dalam bentuk Rupiah dan mata uang asing, serta dokumen dan alat elektronik berhasil diamankan.

Lanjut pada Selasa (3/10), tim penyidik menggeledah rumah staf khusus Mentan SYL di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari tempat itu KPK mengamankan dokumen berupa catatan penting terkait dugaan korupsi di Kementan.

Pada Jumat (29/9), KPK resmi mengumumkan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kementan, yakni terkait dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkungan kementerian itu.

Meski begitu KPK belum membeberkan identitas para tersangka maupun konstruksi perkara.

Berdasar informasi, pada perkara dugaan pemerasan di Kementan, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Mentan SYL, Sekjen Kementan 2021-sekarang, Kasdi Subagyono, dan Direktur Pupuk dan Pestisida 2020-2022 atau Direktur Alat Mesin Pertanian 2023, Muhammad Hatta.

Dan pada Senin (2/10), KPK mengumumkan, salah satu tersangka juga ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sosok dimaksud adalah Mentan SYL.

Ada dua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuk Mentan SYL, yakni terkait perkara korupsi dan gratifikasi, serta TPPU.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya