Berita

Panda raksasa Xiao Qi Ji memakan bambu di kandangnya di Kebun Binatang Nasional Smithsonian di Washington, Kamis, 28 September 2023/Net

Global

China Bakal Tarik Pandanya dari Seluruh Dunia

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah panda yang dipinjamkan China ke beberapa negara mitra akan ditarik kembali sebelum akhir tahun 2023.

Mengutip Al Jazeera pada Rabu (4/10), tiga ekor panda yang tinggal di Kebun Binatang Nasional di Washington, DC, akan kembali ke China sebelum Desember.

Panda China yang ada di Skotlandia dan Australia juga akan dipulangkan di waktu yang sama dengan panda di AS.


China awalnya memberikan panda kepada mitra luar negeri sebagai hadiah diplomatik dan telah dilakukan sejak Dinasti Tang pada tahun 618–907. Tradisi tersebut terus berlanjut hingga abad ini dan sering disebut dengan diplomasi panda.

Pada tahun 1984, diplomasi panda berubah. Hewan unik itu saat ini tidak diberikan sebagai hadiah melainkan  dipinjamkan selama 10 tahun, dengan jangka waktu yang dapat diperpanjang.

Tuan rumah yang meminjam panda akan membayar biaya tahunan 1 juta dolar AS (Rp 15,6 miliar) per beruang. Jika ada anak panda yang lahir di luar negeri, mereka harus dikembalikan ke China sebelum usianya empat tahun.

Dalam kasus Washington, perjanjian pinjaman akan berakhir pada bulan Desember. Itu mengapa tiga beruang akan dikembalikan ke China.

Empat ekor panda masih berada di Kebun Binatang Atlanta. Mereka juga akan dikirim kembali tahun depan jika tidak ada perpanjangan yang dilakukan pemerintah AS pada China.

Menurut para peneliti Universitas Oxford, China hanya meminjamkan panda ke negara-negara yang membuat perjanjian dagang dengannya.

China memiliki sekitar 1.800 ekor panda yang hidup di alam liar. Sedikitnya 65 ekor lagi yang dipinjamkan ke lebih dari 20 negara di seluruh dunia.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya