Berita

Salah satu kilang minyak ilegal Nigeria saat terbakar pada 2022 lalu/Net

Dunia

Kilang Minyak Ilegal Meledak, 18 Warga Nigeria Meninggal Dunia

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 11:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 18 orang dikabarkan tewas dalam insiden ledakan dan kebakaran di sebuah kilang minyak ilegal di distrik Emohua, Rivers State, Nigeria selatan.

Menurut keterangan dari Juru bicara Korps Keamanan dan Pertahanan Sipil Nigeria, Olufemi Ayodele, kebakaran tersebut juga telah melukai 25 orang lainnya, yang sebagian besar anak muda.

“Kebakaran terjadi sangat larut malam 18 korban terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi sementara 25 orang yang terluka berhasil diselamatkan, dengan sebagian besar korban adalah kaum muda," ujar Ayodele, seperti dimuat ANI News, Rabu (4/10).


Berdasarkan laporan dari pihak berwenang setempat, ledakan hebat tersebut terjadi pada Senin ketika sebuah kilang minyak yang dibuat sendiri secara ilegal menyulut reservoir minyak yang berdekatan.

Penyulingan ilegal adalah hal biasa di wilayah Delta Niger yang kaya minyak di Nigeria karena penduduk setempat yang miskin memanfaatkan jaringan pipa untuk membuat bahan bakar guna dijual demi mendapatkan keuntungan.

Namun, sayangnya, praktik ini yang seringkali melibatkan metode berbahaya seperti merebus minyak mentah dalam drum untuk mengekstrak bahan bakar, telah menyebabkan sejumlah besar korban jiwa.

Nigeria, yang merupakan salah satu anggota OPEC, telah bertahun-tahun mencoba untuk memberantas kilang minyak mentah ilegal di wilayahnya.

Akan tetapi, upaya memerangi kilang ilegal itu belum juga membuahkan hasil, karena menurut kelompok pecinta lingkungan hidup sekitar banyak politisi dan pejabat keamanan yang terlibat dan memiliki koneksi kuat dengan praktik ilegal tersebut.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya