Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat kunjungi Kiai berpengaruh di Jatim, Ahmad Muzaki Syah, beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

Petunjuk Kiai Jatim dan Jateng, Prabowo Berpasangan dengan Kaum Santri di Pilpres 2024

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 16:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Para kiai di Jawa Timur dan Jawa Tengah memberikan petunjuk kepada bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto agar memilih bakal cawapres untuk mendampinginya di Pilpres 2024, dari kaum santri.

Demikian diungkapkan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10).

“Para kiai, ulama, masyayikh, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, menitipkan harapan kalau bisa calonnya Pak Prabowo tidak jauh-jauh dari kaum santri. Kira-kira begitu, intinya begitu,” ungkap Muzani.


Setelah mendapatkan petunjuk dari para kiai Jatim dan Jateng itu, kata Muzani, Prabowo mendengarkan dengan seksama dan mempertimbangkan petunjuk tersebut.

“Pak Prabowo mendengar, menyimak, dan memperhatikan atas harapan para ulama para kiai tersebut. Tentu saja ini menjadi pemikiran yang dalam dari beliau,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai potensi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut dipertimbangkan menjadi bakal cawapres, Muzani mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada para Ketum Paprol KIM, dalam hal ini Partai Golkar, PAN, Demokrat, PBB, dan Gelora.

“Semua kriteria yang mengarah pada nama akan Pak Prabowo sampaikan kepada prtai koalisi supaya menjadi keputusan bersama,” kata Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Gerindra ini.

Lebih lanjut, Muzani menyebut dalam waktu dekat akan ada pertemuan para ketum parpol KIM dengan Prabowo untuk membahas sejumlah hal strategis yang berkaitan dengan pemenangan Pilpres 2024 hingga penentuan bakal cawapres.

“Insya Allah dalam waktu pendek akan bertemu para ketum. Kapan pertemuannya ya saya juga belum tahu. Ya pertemuannya sebentar lagi,” pungkas Muzani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya