Berita

Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo, dan Puan Maharani/Net

Politik

Pengganti Megawati di Kursi Ketua Umum PDIP Tak Akan Jauh dari Trah Soekarno

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Suksesor Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan, diyakini tidak akan jauh dari trah Soekarno.

Dikatakan pengamat politik Hendri Satrio, pucuk kepemimpinan PDIP adalah soal melestarikan ajaran-ajaran Soekarno. Sehingga, trah tentu akan punya posisi paling spesial.

"Bung Karno kan mewariskan ajaran-ajaran. Supaya abadi, ajaran-ajaran Bung Karno itu diwadahkan, diberikan badan oleh Megawati Soekarnoputri. Badannya, namanya PDIP," ujar Hensat, sapaan karibnya, kepada wartawan, Selasa (3/10).


Sejalan dengan itu, lanjut dia, perekat di antara kader-kader di PDIP sejauh ini, adalah memang ajaran-ajaran Bung Karno.  

“Karena yang dibadankan adalah ajaran-ajaran Soekarno, maka lem atau pengikat atau perekat di partai ini memang Soekarno,” katanya..

Sehingga, kata dia lagi, sangat mungkin pewaris PDIP setelah Megawati adalah yang memiliki garis keturunan Bung Karno.

"Sehingga, saya mesti setuju dengan apa yang dikatakan Bu Mega. Jadi sangat mungkin memang yang akan mewariskan PDIP setelah Bu Mega adalah orang yang memiliki garis dan darah Bung Karno," pungkasnya.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya mengatakan ketua umum suatu partai tidak bisa dari luar partai.

"Tidak mungkin orang lain itu tiba-tiba bisa menjadi ketua umum. Karena terus siapa yang mau milih? Kalau tiba-tiba orang luar yang dipilih dan itu melanggar AD/ART," tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya