Berita

Lokasi tambang PT BCM di Banyuasin beberapa waktu lalu/Ist

Nusantara

Nekat Kembali Beroperasi, PT BCM Langgar Kesepakatan

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 12:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perusahaan pertambangan batubara, PT Basin Coal Mining (BCM), yang berada di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengabaikan kesepakatan bersama DPRD Banyuasin dan Polres Banyuasin untuk menghentikan operasionalnya sementara waktu.

"Ini adalah pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat, karena mereka masih beroperasi," kata tokoh masyarakat Desa Paldas, Paudu, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (2/10).

"Mereka tidak mematuhi kesepakatan yang telah dibuat," tambah Paudu.


Jika tidak ada tanggapan atau tindakan dari pihak yang terkait, situasi ini dikhawatirkan bisa mengarah pada masalah yang tidak diinginkan.

"Jika hal tersebut terjadi, banyak pihak yang akan merugi, termasuk perusahaan dan masyarakat setempat. Oleh karena itu, situasi ini harus dihindari," tegasnya, seraya mengajak semua pihak untuk menahan diri.

Sementara itu, salah satu warga memastikan telah merencanakan aksi damai terkait situasi ini. Hingga kini warga belum mengetahui berapa lama perusahaan akan melanjutkan operasionalnya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin, AKBP Ferly Rosa Putra, telah mengingatkan pihak perusahaan untuk tidak melanjutkan operasionalnya.

"Saya sudah memberikan peringatan keras agar mereka tidak beroperasi dan tetap mengikuti jadwal yang telah kita sepakati," katanya.

Bulan lalu, mayoritas warga Desa Paldas telah meminta PT BCM untuk menghentikan aktivitas pertambangan karena dampak buruk yang timbul akibat aktivitas tersebut. Warga yang mayoritas bekerja sebagai petani mengaku telah mengalami gagal panen akibat lingkungan yang tercemar menyusul aktivitas pertambangan tersebut.

Tidak hanya menyebabkan gagal panen, pertambangan batubara ini juga diketahui merusak lingkungan sekitar, seperti mencemari sungai yang ada di Desa Paldas. Beberapa alasan ini menjadi dasar warga mengajukan permintaan kepada PT BCM untuk menghentikan aktivitasnya.

Setelah beberapa kali meminta secara baik-baik, akhirnya warga mendatangi lokasi pertambangan dan meluapkan emosinya kepada para pekerja PT BCM yang ada di lokasi. Warga menuntut PT BCM menghentikan aktivitas untuk sementara waktu hingga proses panen berhasil dilakukan dan lingkungan kembali bersih.

Akan tetapi, PT BCM dinilai tidak memiliki itikad baik hingga akhirnya warga harus bertindak anarkis di lokasi pertambangan. Pascainsiden tersebut, lebih kurang 40 personel kepolisian diturunkan ke lokasi untuk mengamankan lokasi dan berjaga agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya