Berita

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh/Ist

Politik

Wantimpres Siap Dukung Perpanjangan Rute Kereta Cepat Sampai Surabaya

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo dengan nama Whoosh, harus dilanjutkan sampai Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dikatakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Djan Faridz, jika kereta cepat sampai Surabaya, akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan merevolusi transportasi publik ke depan sebagaimana terdapat di negara-negara maju.

"Keretanya kan luar biasa. Perlu dilanjutkan sampai ke Surabaya," ujar Djan dalam keterangannya, Senin (2/10).


Adapun Presiden Jokowi membeberkan rencananya untuk melanjutkan proyek kereta cepat Whoosh sampai ke Surabaya.

"Bayangkan Jakarta-Padalarang hanya 29 menit. Ke Surabaya sekitar 3 jam atau lebih sedikit," katanya.

Bagi Djan, rencana Presiden Jokowi perlu dukungan untuk Presiden Jokowi. Menurutnya, hal ini merupakan visi besar yang bersifat jangka panjang yang harus diwujudkan.

"Ini bentuk nyata dari upaya mewujudkan Indonesia maju. Setelah kalkulasinya selesai, saya kira mindsetnya harus cocok bahwa ini harus berjalan," katanya.

Ditekankan Djan, Wantimpres akan membersamai Presiden Jokowi untuk memastikan langkah-langkah terobosan seperti ini sesuai dengan arah berbangsa dan bernegara yang telah ditetapkan.

"Yang terpenting tentu saja ini memiliki dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya