Berita

Mobil komando Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB)/RMOL

Politik

AASB Nobar Sidang Putusan MK Soal UU Ciptaker di Perempatan Sarinah, Lalin Macet Parah

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) nonton bareng (Nobar) sidang pembacaan putusan perkara uji materiil UU 6/2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) 2/2022 tentang Cipta Kerja, di Perempatan Lampu Merah tidak jauh dari Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin siang (2/10).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, massa aksi terhalang aparat kepolisian yang menutup akses jalan menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), di Jalan Medan Merdeka Barat yang tengah melaksanakan sidang pembacaan putusan perkara uji materiil UU Cipta Kerja.

Terdapat dua mobil komando yang terpaksa berhenti di depan Gedung Jaya, bersama ratusan massa aksi dari AASB yang akhirnya menyaksikan sidang putusan perkara tersebut melalui telepon seluler pintar mereka masing-masing.


Namun menariknya, satu mobil komando menyetel suara sidang pembacaan putusan gugatan yang dilayangkan banyak kelompok buruh terhadap UU Cipta Kerja melalui pengeras suara besar, sehingga apa yang disampaikan Hakim Konstitusi dalam sidang bisa didengar massa aksi dan pengguna jalan raya yang berseliweran.

Tetapi, karena aksi massa AASB itu suasana lalu lintas di perempatan Jalan MH Thamrin terpantau macet parah, terutama jalan yang menuju Monumen Nasional dan Istana Kepresidenan dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan yang menuju Tanah Abang dari arah Menteng.

Pada hari ini, MK menggelar sidang pembacaan putusan 5 perkara uji materiil yang diajukan kelompok buruh antara lain perkara yang diregistrasi dengan nomor 40, 41, 46, 50, dan 54/PUU-XXI/2023.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya