Berita

Bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Repro

Politik

Gaya Bicara Anies Dianggap Muter-muter dan Teoritis, Refly Harun: Tipikal Dialogis, Bukan Teriak-teriak

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, dinilai banyak pihak memiliki kemampuan public speaking yang sangat baik.

Terlebih saat berbicara di forum akademis atau kampus, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu tampak luwes dan lebih percaya diri dalam menyampaikan pandangannya.

Menurut pengamat politik Refly Harun, Anies tampak sangat menikmati ketika berbicara di forum ilmiah karena memiliki konsep dan pemikiran yang siap untuk dibagikan.


"Tipikal Anies bukan teriak-teriak, tapi dialogis," kata sosok yang akrab disapa RH itu seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube miliknya, Senin (2/10).

Lanjut Refly, jika dibandingkan dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, gaya bicara Anies sangat berseberangan. Sebab Prabowo memiliki gaya bicara yang frankly speaking seperti halnya Megawati Soekarnoputri.

"Model Megawati pidato yang berjarak tidak dialogis. Cenderung monolog. Tidak cocok juga bagi Prabowo Subianto yang modelnya sama seperti Megawati," ungkap Refly.

Sementara Refly melihat gaya bicara bakal capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, juga terbilang luwes. Meski begitu, Ganjar dinilai banyak blunder dengan merendahkan lawan bicaranya.

"Tetapi dalam lingkungan tertentu orang seperti Anies dinilai muter-muter. Dianggap terlalu teoritis. Padahal dia ingin menjelaskan setuntas-tuntasnya," tandas Refly Harun.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya