Berita

Ribuan orang berkumpul di alun-alun kota Warsawa pada Minggu 1 Oktober 2023 untuk melakukan unjuk rasa mendukung partai politik oposisi/Net

Dunia

Pemilu Makin Dekat, Ratusan Ribu Orang Berunjuk Rasa di Warsawa

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Ratusan ribu orang memenuhi jalan-jalan utama di Warsawa pada Minggu (1/10). Mereka datang dari segala penjuru negeri untuk menyambut pemilu yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan orang yang begitu padat, di mana pemerintah mengataan jumlahnya hampir satu juta orang, menjadi unjuk rasa terbesar yang pernah terjadi di ibu kota Polandia.

Unjuk rasa Minggu yang diberi nama 'Pawai Sejuta Hati' diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang yang berpartisipasi dalam pemilu.


Unjuk rasa ini dipelopori oleh partai oposisi utama, Civic Platform (PO), yang dipimpin oleh Perdana Menteri Donald Tusk. Para pemimpin PO berharap dapat memanfaatkan pertemuan hari Minggu itu untuk membangun momentum menjelang pemungutan suara dan mendapatkan kembali kendali politik dari partai konservatif Hukum dan Keadilan (PiS) yang telah memerintah Polandia sejak 2015.

"Perubahan besar akan terjadi. Ini adalah tanda kelahiran kembali Polandia," ujar Tusk dalam pidatonya di depan massa yang berkumpul di alun-alun pusat kota Warsawa, Minggu.

Di antara kerumunan, terlihat banyak orang mengibarkan bendera Polandia dan Uni Eropa. Beberapa juga membawa spanduk bertuliskan “PiSexit" atau "Kucing bisa tinggal", mengacu pada hewan peliharaan pemimpin PiS, Jaroslaw Kaczynski.

PiS, yang berkuasa sejak tahun 2015, sedang mengincar masa jabatan ketiga.

Dua partai dengan resep kebijakan yang sangat berbeda untuk masa depan Polandia akan bertarung. PiS yang lebih nasionalis, berwawasan ke dalam, dan visi anti-imigrasi, berhadapan dengan pemerintahan liberal dan pro-Eropa, PO.

Jajak pendapat sejauh ini menunjukkan bahwa pemerintahan nasionalis PiS bisa memenangkan pemilu. Namun mungkin akan kesulitan untuk menjadi mayoritas di tengah ketidakpuasan di antara beberapa pihak atas kenaikan biaya hidup dan kekhawatiran akan terkikisnya sistem checks and balances dalam demokrasi, seperti dilaporkan Reuters.

Tusk sedang berusaha meningkatkan peluang koalisi politiknya untuk menggulingkan pemerintah nasionalis dalam pemilihan parlemen mendatang.

Sepanjang kampanye, Tusk mengklaim bahwa PiS mungkin akan meminta Polandia untuk meninggalkan UE jika terpilih kembali. Namun PiS membantahnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya