Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Siapa Saja Boleh Jadi Presiden, Tapi Jangan Mikirin Haknya!

SENIN, 02 OKTOBER 2023 | 08:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setiap warga negara berhak menjadi seorang pemimpin untuk Indonesia. Hanya saja, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mewanti-wanti agar para calon pemimpin tidak hanya berpikir tentang hak yang akan didapat saat nanti menjadi presiden.

Menurutnya, seorang pemimpin harus berpikir keras tentang kewajiban yang harus dipenuhi saat nanti menjabat. Yaitu harus mewujudkan Indonesia menjadi negara yang berdaulat.

“Siapa saja boleh kok jadi presiden, masalahnya jangan mikirin haknya! Tapi kewajibannya sebagai seorang pemimpin dari sebuah bangsa negara yang merdeka yang berdaulat, dan bebas aktif. Gitu lho," tegas Megawati ketika memberikan pidato penutupan Rakernas PDIP ke-IV, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).


Megawati sebenarnya ingin mengurai lebih jauh soal ucapannya itu. Namun kemudian dia teringat bahwa anak-anaknya sudah berpesan untuk tidak berbicara di luar konteks.

“Saat ini banyak wartawan sih, jadi saya enggak bisa ngomong bebas. Soalnya kata Mas Nanan, Mbak Puan saya sudah diindoktrinasi. Tapi saya enggak mau kasih tahu," tutupnya sambil terkekeh.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya