Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Tren Positif di Survei, Ketum PAN: Kami Ingin Hadirkan Politik Bersahabat

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masuk peringkat tiga besar survei Indikator Politik Indonesia sebagai partai politik dengan sosialisasi paling dikenal masyarakat, merupakan hasil kerjasama di antara kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan, capaian itu tak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap partai berlambang matahari, terutama jelang Pemilu 2024.

“Terima kasih kepada seluruh warga Indonesia, yang hari demi hari terus memberikan kepercayaan kepada Partai Amanat Nasional,” kata Zulhas, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (1/10).


Seperti diketahui, hasil survei Indikator Politik Indonesia yang digelar pada 25 Agustus-3 September 2023, PAN dinilai kuat di media sosial (Medsos), media online, dan televisi (TV), berada di peringkat kedua, dengan 32,1 persen responden penonton televisi.

Meski begitu, sambung Zulhas, capaian itu tak boleh membuat kader terlena, harus terus kerja keras menghadirkan suasana berpolitik yang menyenangkan dan membantu banyak masyarakat.

“Tentu kami kerja keras menghadirkan politik yang bersahabat, politik yang menggembirakan, politik yang di mana pun harus membantu, membahagiakan,” katanya.

Zulhas juga menambahkan, berbagai tren positif yang didapatkan PAN dalam berbagai survei, menjadi tantangan agar bisa membuktikan kinerja dalam melayani masyarakat.

“Terima kasih seluruh warga Indonesia, dan tentu ini tantangan bagi kami untuk berbuat lebih baik lagi sesuai slogan kami, ‘PAN bantu rakyat’,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya