Berita

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat hadir di pernikahan putri Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Mayoritas Pendukung HRS Diyakini Pilih Amin, Kang Tamil: Tapi Perlu Simbol Perlawanan

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 19:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mayoritas pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) diyakini memilih pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Sisanya terpecah mendukung Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, yang menilai pertemuan HRS dengan pasangan Amin pada pernikahan putri HRS, di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu malam (27/9), merupakan keniscayaan politik.

"Kenapa? Kita tau, Anies itu DNA politiknya dukungan dari Habib Rizieq Shihab. Sampai hari ini, umat memilih Anies karena petunjuk HRS saat Pilkada DKI. Saat itu tesis dan antitesisnya adalah perlawanan terhadap Ahok," kata Kang Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (1/10).


Sampai hari ini, sambung dia, simbol itu belum bergeser. Tetapi sudah memudar, karena belakangan tidak lagi terlihat sepak terjang HRS di kancah perpolitikan.

"Maka, pertemuan (acara pernikahan) itu perlu, untuk kembali memperjelas simbol-simbol politik itu, bahwa Habib Rizieq Shihab itu mendukung pasangan Amin," tegas Kang Tamil.

Akademisi Universitas Dian Nusantara itu juga menilai, kekuatan HRS di Pemilu 2024 masih jadi perhitungan, meski tidak sekuat pada Pilkada 2017 lalu.

"Kekuatan itu cenderung menurun. Kenapa? Karena di 2017, di 2019, ada simbol perlawanan yang sah, ada simbol perlawanan yang benar-benar hitam melawan putih, putih melawan hitam," jelasnya.

Dia juga melihat, pada 2024 nanti, pengaruh HRS untuk mengarahkan umat agar memilih Anies masih kuat, meski mungkin terpecah.

"Kalau di 2017 itu 100 persen pendukung HRS mendukung Anies, hari ini bisa kita katakan pecah. Mungkin 70 tetap mengikuti arahan HRS, 30 persennya bisa jadi ke Prabowo, bahkan bisa juga ke Ganjar," urainya.

Tamil mengingatkan, Prabowo dan Ganjar juga memiliki simbol-simbol Islam. Misalnya Ganjar, dia pernah tegas menolak tim sepak bola Israel datang ke Indonesia.

"Itu premis-premis yang sangat disukai umat Islam, terlepas apapun alirannya," katanya.

Sedang Prabowo, tambah Kang Tamil, pada 2017 lalu pernah didukung umat Islam karena mengusung Anies sebagai perlawanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Apalagi pada 2019, HRS melalui Ijtima Ulama, juga mendukung Prabowo.

"Maka, jika Anies ingin menang pada 2024, atau bisa menggarap suara dukungan dari Habib Rizieq Shihab, dibutuhkan simbol perlawanan yang lebih tegas. Dan saya melihat sampai hari ini belum ada," pungkas Kang Tamil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya