Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Apple Akui Ada Masalah Overheating pada iPhone 15 Baru

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Apple telah mengakui adanya masalah pada perangkat lunaknya yang menyebabkan beberapa pengguna mengalami overheating pada iPhone 15 baru mereka, yang tidak dapat disentuh.

Berdasarkan laporan yang dimuat Daily Mail, Minggu (1/10), raksasa teknologi itu secara resmi mengonfirmasi bahwa masalah bug perangkat lunak, dan penggunaan aplikasi populer seperti Instagram dan Uber telah menyebabkan model iPhone yang baru dirilis itu menjadi panas.

"Kami telah mengidentifikasi beberapa kondisi yang dapat menyebabkan iPhone menjadi lebih hangat dari biasanya," bunyi pernyataan dari perusahaan tersebut.


Dalam mengatasi masalah itu, Apple telah mengambil tindakan cepat dengan mengerjakan pembaruan pada sistem operasi iOS17 mereka yang mendukung jajaran iPhone 15.

Tujuan utama sari pembaruan ini adalah untuk mencegah perangkat menjadi terlalu panas dan tidak nyaman saat digunakan ketika membuka aplikasi yang dapat memberatkan kinerja sistem.

Meskipun Apple belum mengumumkan tanggal pasti dari perbaikan perangkat lunaknya itu, namun perusahaan menekankan bahwa masalah tersebut tidak akan memengaruhi keamanan pada perangkatnya, dan pengguna dapat terus menggunakannya dengan aman.

Pada awal bulan September, Apple meluncurkan empat perangkat baru dalam seri iPhone, termasuk iPhone 15, iPhone 15 Plus, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max, yang menawarkan sejumlah fitur canggih seperti Tombol Aksi baru, lapisan titanium, dan pengisi daya dengan tipe USB-C.

Masalah overheating yang dikeluhkan pengguna itu bukan yang pertama kalinya terjadi pada iPhone seri terbaru, perusahaan tersebut sebelumnya telah menandai ini sebagai masalah bagi pengguna.

Meski begitu, masalah overheating yang terus terulang ini dikhawatirkan dapat mengurangi penjualan mereka, yang saat ini tengah mengalami penurunan penjualan keseluruhan selama tiga kuartal berturut-turut dari tahun ke tahun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya