Berita

Pimpinan dan anggota empat serikat buruh foto bersama, usai talk show/Ist

Politik

Sejumlah Serikat Buruh Dukung Anies-Cak Imin di Pilpres 2024

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 20:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Empat organisasi buruh, KSPSI, SBSI 92, SPN, dan PPMI, menyatakan dukungan eksplisit kepada pasangan bakal Capres-Cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) pada Pilpres 2024.

Dukungan disampaikan pada talkshow bertajuk "Siapa Capres Pilihan Buruh", di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Kamis (28/9).

Ketua Umum SBSI 92, Sunarti, menyebutkan, pilihan SBSI 92 mendukung Anies Baswedan didasarkan pada keputusan Rakornas organisasinya.


"Ini pilihan Rakernas, jadi bukan pilihan saya pribadi. Kalau saya pribadi tidak mau menggiring, karena saya juga punya hubungan baik dengan ketiga kandidat yang ada," kata Sunarti.

Dia juga berharap Pemilu 2024 menjadi ajang persaingan yang sehat, perbedaan pilihan tidak harus membuat retak hubungan antar sesama anak bangsa.

"Jangan karena persoalan Capres, hubungan baik jadi retak, saya mempunyai hubungan baik dengan ketiga Capres, perbedaan pilihan justru mempererat tali silaturahmi kita," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN), Joko Heryono, mengatakan, Anies Baswedan memiliki konsep mensejahterakan kaum pekerja, dan itu dibuktikan ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Anies sudah membuktikan, berani mengambil keputusan terkait upah buruh yang layak saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, kita total dukung Anies, dia punya konsep bagaimana menghadirkan kesejahteraan bagi Buruh," katanya.

Senada dengan SPN, Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, menilai, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar punya rekam jejak positif bagi pekerja, dia menyebut organisasi KSPSI bulat mendukung Anies-Muhaimin.

"Sampai pada Rakernas yang diperluas, dan jumlahnya lebih besar dari peserta kongres, alhamdulillah bulat, mendukung Anies Baswedan," ucap Jumhur.

"Ada alasan kenapa kita pilih Amin, kita perlu presiden yang punya narasi dan akal pikiran sehat, yang bisa diajak berdiskusi, kebijakannya berbasis pengetahuan, itu penting. Saya percaya Anies serius memikirkan bangsa agar lebih baik. Begitu juga Muhaimin, punya track record baik saat menjadi Menaker," sambungnya.

Sementara itu Ketua Umum PPMI, Daeng Wahidin, menyatakan, kendati organisasinya belum menyatakan sikap resmi, namun PPMI punya tolok ukur utama, diantaranya tidak mendukung omnibus law cipta kerja.

"Kami punya pandangan akan mendukung Capres yang tidak punya latar belakang mendukung UU Cipta Kerja, dan itu kita semua tahu siapa orangnya," kata Daeng.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya