Berita

Mobil Lada/Net

Bisnis

Bidik Pasar Afrika, Rusia akan Rakit Mobil Lada di Ethiopia

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mobil buatan Rusia, Lada, akan melebarkan sayapnya ke negara-negara Afrika dan membuka pabrik perakitan di Ethiopia.

Rencana pembukaan jalur produksi perakitan mobil Lada disampaikan Duta Besar Ethiopia untuk Rusia Cham Ugala Uriat kepada kantor berita TASS, Selasa (27/9).

Uriat mencatat bahwa mobil-mobil tersebut akan diproduksi di Ethiopia dan mungkin akan dikirim ke negara-negara Afrika lainnya seperti Sudan, Sudan Selatan, Kenya, dan Somalia.  


“Kami akan melihat mobil Lada Rusia di negara tetangga dalam waktu dekat karena mereka (Avtovaz) telah menandatangani kontrak dengan perusahaan Ethiopia,” kata Uriat.

Menurutnya, pembuat mobil Rusia lainnya telah menunjukkan minat untuk memilih Ethiopia sebagai tempat untuk merakit kendaraan mereka.

"Dua produsen mobil Rusia lainnya saat ini sedang melakukan pembicaraan dengan Ethiopia mengenai hal tersebut," ungkapnya.

Lada yang hingga saat ini masih menjadi merek terlaris di Rusia membuat jajaran model SUV yang dianggap cocok untuk pasar Afrika.  

Perkembangan ini terjadi ketika Ethiopia bersiap untuk bergabung dengan kelompok negara berkembang BRICS, yang saat ini terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

Ethiopia sendiri akan bergabung dengan pendatang baru lainnya, termasuk Argentina, Mesir, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Keanggotaan baru akan berlaku efektif pada 1 Januari 2024.   

Para ekonom memperkirakan masuknya Ethiopia ke dalam BRICS akan meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Negara di Afrika Timur ini merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di benua ini dan memiliki kelas menengah yang terus berkembang.  

Sementara itu, basis biaya produksi yang rendah dapat membantu menekan biaya bagi produsen mobil Rusia sekaligus memberikan akses ke pasar negara berkembang di Afrika.    

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya