Berita

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto/RMOL

Politik

Alasan Arsul Sani Jadi Hakim MK, Bambang Pacul: Memahami SOP DPR

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 19:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI memberikan penjelasan mengapa Arsul Sani mendapat persetujuan dari seluruh fraksi sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Wahiduddin Adams yang telah selesai masa jabatannya.

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, menyatakan bahwa Arsul Sani memang pantas menjadi hakim MK.

Selain memiliki latar belakang di bidang hukum, Wakil Ketua Umum PPP tersebut dianggap memahami proses pembentukan undang-undang.


“Karena mohon maaf, yang dari DPR kemarin itu tidak ada satupun yang punya profesi sebagai DPR (di MK), yang memahami SOP yang ada di DPR, itu salah satu pertimbangan beberapa kawan yang kemudian memilih Pak Arsul Sani,” ungkap Bambang Pacul kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9).

Dia juga menambahkan bahwa Arsul Sani memiliki keahlian serta telah lama terlibat dalam dunia hukum. Oleh karena itu, ia yakin bahwa pemahaman konstitusi Arsul Sani sangat kuat.

“Atas dasar itulah maka sebagian besar fraksi meminta memilih sebagai pengganti Wahiduddin Adams yang sudah habis masa jabatannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, politikus PDIP itu menilai bahwa sembilan hakim MK pada dasarnya adalah the guardian of the constitution atau penjaga konstitusi yang memberikan penafsiran tunggal dari Undang-Undang Dasar (UUD).

“Tugas yang paling berat bagi kita sebagai anggota DPR terhadap MK urusan paling utama itu produk undang-undang dari DPR yang di sana kadang-kadang kerap diuji materinya atau Judicial Review (JR). Kita tidak pernah diajak bicara tiba-tiba dibatalkan, kita udah kerja keras dibatalkan,” pungkas Pacul.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya