Berita

Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan perempuan berseragam di Mapolres Pemalang/Ist

Presisi

Nyamar Jadi Petugas Sensus, Wakapolres Pemalang Sukses Ungkap Kasus Pembunuhan Perempuan Berseragam

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 23:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya pengungkapan identitas pelaku pembunuhan Rika Indriyani (30) tidaklah mudah. Wakapolres Pemalang, Kompol Gunawan Wibisono, sampai harus menyamar sebagai petugas sensus untuk bisa membekuk pelaku.

Hal itu diceritakan Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, saat konferensi pers di Aula Tribrata Mapolres Pemalang, Senin (25/9).

"Pak Waka ini sampai menyamar jadi petugas sensus, bareng pak Kades untuk memastikan identitas pelaku," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Kapolres menuturkan, pelaku dipancing melalui berbagai pertanyaan ala petugas sensus. Hingga akhirnya, jajarannya yakin bahwa AM adalah pelaku pembunuhan.

Wakapolres Pemalang, Kompol Gunawan Wibisono membenarkan proses itu. Ia bercerita mengajak kepala desa setempat ke rumah pelaku. Ia pun memakai nama samaran hingga seragam petugas sensus saat misi penyamaran.

Sementara itu, Kapolres Pemalang memastikan pembunuh Rika Indriyani akan dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman tersangka AM (26) lebih dari 15 tahun penjara.

Pihaknya menyiapkan beberapa Pasal KUHP, yakni Pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

"Lalu Pasal 365 ayat 1 dan ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman antara 9 tahun hingga 14 tahun," imbuhnya.

Ia menjelaskan, sejak awal niat pelaku memang ingin menguasai harta pelaku. Itulah sebabnya, pelaku membuat akun Facebook palsu. Saat ini tengah didalami apakah pelaku sudah pernah melakukan hal serupa sebelumnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya